Filsafat Ilmu
Filsafat
merupakan sistem pengtahuan yang tersusun berdasarkan pertimbangan nalar.
Filsafat memberi penjelasan yang ajeg tentan hakikat kenyataan, kebenaran,
kebajikan dan keindahan. Dengan kata lain, filsafat adalah seperangkat koheren
dari nila-nilai yang memberikan suatu kerangka guna memahami hubungan antara
manusia dengan alam semesta. Selain itu, filsafat mengkaji pengetahuan tentang
peranan manusia dalam masyarakat, tentang cara bekerjanya pikiran, dan hakikat
pengetahuan. Beberapa contoh pertanyaan yang menjadi kajian filsafat ialah
apakah pengetahuan itu, dari mana asal usulnya, apa artinya mengetahui itu ?
Salah
satu pandangan filsafat mengenai belajar dikemukakan oleh plato (427-327 M).
plato dikenal sebagai tokoh aliran filsafat idealisme yan menyatakan bahwa
pikiran dan jiwa manusia sebagai hal yang mendasar sifatnya bagi sesuatu yang ada. Menurut pandangan ini, kenyataan
atau realitas hanyalah ide atau gagasan murni yang ada dalam pikiran manusia.
Oleh karena itu, pengetahuan seseorang berasal dari gagasan-gagasan yang sudah
dimiliki sejak kelahiranya. Dalam pandangan plato, pengetahuan itu merupakan
bakat atau pembawaan sejak manusia lahir.
Pahaman
yang berlawanan dengan paham idealis dikemukakan oleh aristoteles (salah
seorang murid Plato). Aristoteles berpendapat bahwa suatu keadaan itu ada dalam
dunia nyata dan bukan merupakan konsep pikiran semata. Pengetahuan tentang alam
semesta tidak dibawa oleh lahir. Ide atau gagasan-gagasan sebenarnya merupakan
hubungan-hubungan dari pengamatan terhadap alam. Oleh karena itu Aristoteles
mengatakan bahwa sumber pengetahuan manusia ialah lingkungan atau lam
sekitarnya dan proses belajar terjadi melalui kontak langsung dengan
lingkungan. Pikiran berperan untuk mengorganisasikan dan menstruksurisasi
pengalaman-pengalaman yan didapatkan melalui indera dari lingkungan.
No comments:
Post a Comment